× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

2000 Ton Beras untuk Etnis Rohingya

By Redaksi
Bantuan untuk Rohingya Dok. ACT

 Surabaya – Majalahcsr. Pembantaian etnis Rohingya yang melanggar hak asasi manusia menuai protes dan empati. Puluhan ribu keluarga Rohingya yang kini terkucil, terusir, dan ketakutan di Bangladesh.

Atas nama Bangsa Indonesia, bantuan kemanusiaan masif sebesar 2.000 ton beras dilayarkan langsung dari Terminal Petikemas Surabaya, Kamis (21/9). Seremoni pelepasan Kapal Kemanusiaan untuk Rohingya dihadiri oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin.

Total bantuan sejumlah 80.000 karung beras, dengan berat  masing-masing karung kurang lebih  25 kilogram. Sehingga total bantuan yang dikirimkan adalah 2 juta kilogram beras atau setara dengan berat bersih 2.000 ton beras.

Bantuan untuk Rohingya
Dok. ACT

Selain menggandeng mitra PT Terminal Petikemas Surabaya sebagai pintu keberangkatan Kapal Kemanusiaan, ACT juga mengajak PT Samudera Indonesia sebagai mitra untuk pengiriman melalui kapal laut, Kapal Kemanusiaan menuju ke Pelabuhan Chittagong, Bangladesh. PT Samudera Indonesia adalah perusahaan publik yang sudah berpengalaman puluhan tahun di bidang pelayaran, transportasi dan logistik.

Dalam pidato pembukanya, Khofifah mengungkapkan, ikhtiar kemanusiaan tersebut berhasil mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat Indonesia. “Kami, Kementerian Sosial, merasa public-private partnership di negeri ini terbangun. Ada bantuan kemanusiaan yang secara resmi dilepas oleh Presiden RI Joko Widodo. Ada juga bantuan kemanusiaan yang digalang oleh masyarakat Indonesia. ACT menjadi lembaga kemanusiaan sekaligus kanal bagi banyak masyarakat Indonesia yang saat ini ingin menyalurkan kepeduliannya untuk saudara-saudara  Rohingya,” papar Khofifah.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa
Dok. ACT

Ia juga menambahkan, apa yang sebetulnya menjadi ikhtiar ACT saat ini seperti yang diungkapkan hadits qutsi, “Siapa yang melayani manusia, maka Allah akan melayani kita”.

“Terima kasih ACT sudah menginisiasi ini, menggerakkan seluruh energi umat untuk bisa membantu krisis kemanusiaan yang tengah mendera saudara Rohingya kita,” ungkap Khofifah.

Page 1 of 212
[contact-form-7 404 "Not Found"]